Postingan

Duri

Kini dia tertunduk Menelaah setiap lorong waktu Ulasan dan rangkaian cerita Terekam jelas diingatannya Bukan tentang dia Tapi tentang lara Menelusup masuk menyusuri ruang Meninggalkan jejak memori lama Tergores bahkan terluka Menancap dalam sanubari Duri
Gambar
                                                                                               Pemalang, 17 Mei 2019 Pukul 12.27 WIB Untukmu yang tertulis di lauhul Mahfudz Aku memang orang asing Kaupun orang asing yang dari awal tak pernah ku jumpai Tapi entah kenapa kepadamu, rasanya begitu dekat Seperti desiran aliran darah yang mengalir dalam tubuhku Jika alunan belaian angin Tak dapat menyampaikan setiap kata yang tersirat dalam dada Izinkanlah goresan pena ini menjadi tanda bahwa alunan angin kini telah berubah Menjadi harmoni cinta Bersama dengan tarian pena ini Tersirat sebuah kata yang terpendam dalam sukma Bahwa telah ada sesuatu yang berbeda Tentang sesuatu yang tak bisa ku jelaskan Namun sangat bisa ku rasakan Dalam d...

GORESAN TINTA DALAM KEGELAPAN

GORESAN TINTA DALAM KEGELAPAN Gemerincik hujan yang turun sejak sore tak kunjung terhenti. Letupan-letupan keras petir belum juga tenang. Semilir angin masih betah menari-nari di sekitar pelupuk mataku. Tak ada yang bersuara bahkan bergeming, yang terdengar hanyalah suara rintik hujan di atap genting. Gelap gulita, hanya sesekali cahaya petir yang terlihat. Aku tetap berdiri mematung di balik jendela. Mataku menerawang keluar, sembari mengusap air mata yang terus membasahi pipi yang dingin tersentuh angin hujan. Kalau saja bulan dan bintang sedang berbaik hati pada bumi pertiwi, pastilah tak ada air mata.  Namun, 2 hari belakangan ini langit hanya mengencingi bumi pertiwi. Sepertinya ia sedang bersedih, seperti sedihnya hatiku. Seminggu yang lalu aku baru dimandikan air mata, kehilangan kakak tercinta membuatku sulit melebarkan senyum, ia pergi tanpa meninggalkan pesan hanya seutas pita hitam yang ia tinggalkan. Setiap hujan turun, aku selalu teringat akan kakak tercintaku. ...

Allah selalu bersamaku....

Kata orang-orang hidup itu terus berputar. ada kalanya dimana saat ia berada dibawah dan ada kalanya ia berada diatas. ada kalanya saat-saat ia berada di suatu titik kejenuhan, saat tak ada seorangpun yang mau mengerti dan memahaminya, saat ia berada di titik semua pasang mata menjauh darinya, dan menyalahkan apa yang ia lakukan. saat ia hanya ingin menjadi air, yang mengikuti arusnya jalur kehidupan, saat ia berusaha memahami perasaan hatinya, saat ia hanya ingin menjalin suatu hubungan yang lebih baik dengan sesamanya. Namun, itulah saat ia terpuruk. karena semua orang membencinya, ia diharuskan untuk memilih satu tujuan hidup yang perlu ia pilih dan tetapkan......... Dan saat-saat inilah, ia hanya bisa berdiam diri, dan percaya kepada Allah atas segala catatan kehidupannya di lauhil mahfudz, tentang siapakah yang ditakdirkan untuknya, siapakah yang terbaik diantara yang terbaik dan bagaimana kehidupannya di dunia yang fana dan akhirat yang kekal. . . . biarkan Allah yan...

Jatuh Cinta. . . :)

Gambar
Jatuh cinta sepertinya keliahatan lebih matang dan kukuh, kerana panah asmara tidak begitu saja memacak apabila sepasang anak manusia bertemu. Ada proses panjang sebelum busur panah asmara dipacakkan, di mana pasangan tersebut saling mengenali, berinteraksi hingga masing-masing tahu kelebihan dan kekurangan setiap individu diantara mereka, hingga kemudian terjadi keserasian yang berakhir pada pertalian kasih seterusnya melahirkan rasa sayang di antara keduanya. Pada jatuh cinta seperti ini, pertimbangan kondisi fizikal bukanlah faktor utama lagi. Keserasian lebih tepat disebut sebagai faktor utama agar jatuh cinta seperi ini boleh terjadi. Sebagai individu yang pasti memiliki keinginan untuk sharing (berkongsi) dan menyatakan untuk saling mememerlukan, memberikan peluang terjadi match (keserasian) perasaan dengan lawan jenis yang boleh menimbulkan perasaan suka yang berlanjutan menjadi cinta seterusnya melahirkan sayang.

Biodataku :)

Gambar
Nur Faizah, adalah nama yang melekat dan sampai sekarang disandang. Biasa dipanggil oleh teman-temannya dengan sebutan izah. Lahir pada tanggal 24 Februari 1994 di Desa Banglarangan, Ampel Gading, Comal, Pemalang dari pasangan Azizah dan Kardiyono. dibesarkan di daerah pesisir, perbatasan Pemalang-Tegal, tepatnya di Desa Kedung Kelor RT 3/RW 2, Warureja, Tegal. Sebuah daerah yang berudara sangat panas saat siang hari, dan berudara dingin saat malam hari. Mayoritas masyarakatnya bermata pencaharian sebagai nelayan dan buruh pemetik bunga melati serta cabai. Tinggal dan dibesarkan dalam keluarga yang sangat mengedepankan kedisiplinan. Riwayat pendidikan pernah menuntut ilmu di SD Negeri Kedung Kelor 01, setelah itu melanjutkan SMP sembari menjadi santriwati disebuah pondok pesantren di Kendal yakni Pondok Pesantren Modern Selamat (POMOSEL) Kendal yang beralamat di Jalan Soekarno-Hatta, Patebon, Kendal. Aktif di kegiatan kemanusiaan Palang Merah Remaja Madya, ASVEGAS (Asosiasi Pe...

Resensi Studi Islam Kontemporer

Gambar
السلام عليكم ورحمة لله و بركته Nama                :            Nur Faizah NIM                 :            123111118 Makul               :           Karya Tulis Ilmiah Tugas                :            Resensi Buku Judul               : Studi Islam Kontemporer Pengarang        : M. Rikza Chamami, M SI Penerbit            : Pustaka Rizki Putra Tahun Terbit ...