Resensi Studi Islam Kontemporer


السلام عليكم ورحمة لله و بركته
Nama               :           Nur Faizah
NIM                :           123111118
Makul              :           Karya Tulis Ilmiah
Tugas               :           Resensi Buku


Judul               : Studi Islam Kontemporer
Pengarang       : M. Rikza Chamami, M SI
Penerbit           : Pustaka Rizki Putra
Tahun Terbit    : Cetakan I, Desember 2012
Tebal Buku      : 227 halaman
Harga Buku     : Rp 25.000
Resensator       : Nur Faizah

Menelaah Lebih Dalam Studi Islam Kontemporer
Agama pada kenyataannya merupakan wujud penghambaan Tuhan dan menjadi penguat untuk hidup saling berdampingan. Sedangkan agama Islam itu sendiri merupakan suatu agama yang diridhoi oleh Allah. Saat kita ingin mendalami Islam, kita akan menemukan sebuah realitas bahwa Islam adalah sebuah agama yang apabila dikaji tidak akan pernah tuntas. Maka dari itulah kajian studi Islam selalu bisa memberikan warna yang indah dalam topik demi topik bahasannya. Studi Islam itu sendiri merupakan sebuah penelitian ilmiah tentang ilmu keislaman yang sangat mendasar. Dengan studi Islam, pemeluknya dapat mengetahui dan menetapkan ukuran ilmu, iman, amal perbuatan, dan takwa kepada Allah swt. Studi Islam kontemporer tidak hanya mengenalkan berbagai masalah perbuatan baik-buruk, benar-salah, sah-batal, namun memberi petunjuk bagi manusia untuk membentuk pribadi dengan status khairunnas yang diridai Allah SWT.
M. Rikza Chamami, MSI mampu menuliskan sebuah penelitian ilmiah Islam yang kontemporer begitu detail dalam lembar demi lembar buku setebal 227. Beliau berusaha merespon tentang kenyataan itu. Buku studi Islam kontemporer ini merupakan catatan-catatan beliau dalam merespon fakta studi Islam yang berawal dari diskusi-diskusi ilmiah yang penulis lakukan selama kuliah. Dalam buku ini penulis berkelahiran Desa Krandon Kota Kudus pada tanggal 20 Maret 1980 dari pasangan Chamami Tolchah dan Masfiyah Masruhan ini benar-benar mendeskripsikan warna studi Islam dalam empat pola: Studi Peradaban Islam, Studi Filsafat, Studi Ruh Sumber Islam, dan Studi Kawasan.
Buku ini disajikan dengan bahasa yang lugas namun agak ilmiah. Buku ini terdapat ungkapan bahasa yang bervariasi, sedikit sulit dipahami karena terdapat beberapa kata asing yang mungkin dari pembaca maupun beberapa kalangan sulit memahaminya. Bahasa yang digunakan lebih condong jika pembacanya adalah mahasiswa keatas, seperti guru, dosen, dan lainnya. Namun, buku ini ditulis begitu gamblang dan detail perbab-babnya.
Di dalam buku ini terdiri dari 10 bab. Bab pertama membahas mengenai pasang surut kebangkitan kebudayaan dan keilmuan yaitu potret disintegrasi abbasiyah. Bagaimana dinasti ini berdiri dan berkembang, kemudian mengalami periode disintegrasi, periode kemunduran dan kehancuran dan juga kebangkitan. Bab kedua menyajikan tentang postmodernisme, fenomelogi dan materialisme yang menjadi tren kajian filsafat. Model berfikir filsafat ini juga tidak lepas dari sentuhan-sentuhan keislaman. Kritik terhadap sumber dasar Islam juga akan dibahas dalam bab ketiga yang memotret warna tafsir al-Qur’an dan kritik hadits. Bab ketiga membahas mengenai filsafat materialisme Karl Mark dan Friedrick Engels.
Selanjutnya bab keempat Selanjutnya buku ini membahas skeptisisme otentitas hadits: kritik orientalis Ignaz Gorldziher. Bab kelima berisi mengenai telaah sosio-kultural: Manhaj ahlul Madinah. Dijelaskan bahwa permasalahan-permasalahan yang timbul dalam ishtimbat hukum merupakan masalah yang sangat penting untuk kita kaji bersama. Dalam ishtimbat hukum Islam menghasilkan beberapa madzhab besar maupun kecil. Madzhab ahlul madinah dipelopori oleh fuqaha’ al-sab’ah yaitu Sa’id bin Musayyab, Urwah bin Zubair, Abu Bakar bin Abdurrahman, Ubaidillah bin Abdullah, Khorijah bin Zaid, Al-Qasim bin Muhammad. Dalam hukum Islam terdapat dua madzhab besar yaitu ahlul hadits dan ahlul ra`yi. Bab keenam Berisi tentang postmodernisme: realitas filsafat kontemporer. Era postmodern ditandai oleh fenomena yang serba paradoksal. Ini menyebabkannya bersikap ambivalen. Bab ketujuh Bab ketujuh ini mengulas mengenai potret metode dan corak tafsir al-azhar. Tafsir al-azhar adalah salah satu tafsir karya warga Indonesia yang dirujuk atau dianut dari Tafsir Al-manat karya Muhammad Abdu dan Rasyid Ridla. Melihat ciri khas yang ada dalam tafsir karya Hamka tersebut, maka nampak metode tahlili bergaya tertib mushaf dan corak kombinasi ­al-Adabi al-ijtima’i-sufi. Bab kedelapan dalam buku ini mengulas mengenai diskursus metode hermeneutika Al-Qur’an. Hermeneutika digunakan sebagai jembatan untuk memahami Islam secara exhaustive, baik dari persoalan historis-sosiologis dan semiotis-kebahasaan. Sedangkan hermeneutika Al-Qur’an merupakan istilah yang masih asing dalam wacana pemikiran islam. Hermeneutika Al-Qur’an adalah salah satu metode untuk membedah kandungan makna ayat Allah ini dengan menyesuaikan konteks dan membuat ayat itu semakin kontekstual.
            Kemudian di Bab kesembilan ini mengulas mengenai jawa dan tradisi islam penafsiran historiografi jawa Mark R Woodward. Bagi  Mark R Woodward, Islam Jawaadalah unik, bukan karena ia mempertahankan aspek-aspek budaya dan agama praislam, tetapi karena konsep sufi mengenai kewalian, jalan mistik dan kesempurnaan manusia diterapkan dalam formulasi suatu kultus keraton. Dan dibab terakhir buku ini akan melihat tentang studi kawasan Islam yang ada di timur tengah dan Jawa.
            M. Rikza Chamami benar-benar menuliskan dengan begitu detail, dengan bahasa yang digunakan jelas dan mudah dipahami, terlebih penjelasan yang terdapat pada footnote yang membantu memperjelas pemahaman pembaca. Selain itu, buku ini juga menampilkan banyak hasil pemikiran-pemikiran tokoh dunia yang kemudian dikorelasikan dalam studi Agama Islam. Akan tetapi Tetapi, buku ini akan lebih bagus lagi jika terdapat kata pengantar atau ulasan bahkan kritikan dari tokoh yang lebih faham dalam materi yang dibahas. Selain itu, perlu adanya penambahan penyampaian M. Rikza Chamami mengenai pengerucutan pembahasan dalam buku studi Islam kontemporer sehingga pembaca pun memahami isi buku ini secara global. Dari segi percetakannya juga masih ada banyak kata-kata yang salah cetak atau masih menggunakan singkatan-singkatan yang tidak umum.
Buku karangan M. Rikza Chamami MSI ini merupakan salah satu bentuk kajian studi Islam yang memberikan warna yang indah dalam berbagai keragaman sudut pandang keislaman. Buku ini layak dibaca oleh para guru pendidikan Agama, mahasiswa yang mengambil Studi Islam, bahkan untuk pemerhati dunia pendidikan Agama. Sebagai pembekalan dalam ajaran Agama diri dan bahkan dalam pengajaran untuk jenjang pembelajaran generasi di bawahnya. Sebab  buku ini banyak memberi informasi tentang studi Islam sejak zaman dahulu hingga sekarang. Mulai dari sudut pandang Islam yang beragam, baik baik historis, filosofis, normatif dan rasionalis.
والسلام عليكم ورحمة لله و بركته

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Allah selalu bersamaku....

Duri

Laporan Batik di Museum Ranggawarsita