Postingan

Menampilkan postingan dari 2015

Allah selalu bersamaku....

Kata orang-orang hidup itu terus berputar. ada kalanya dimana saat ia berada dibawah dan ada kalanya ia berada diatas. ada kalanya saat-saat ia berada di suatu titik kejenuhan, saat tak ada seorangpun yang mau mengerti dan memahaminya, saat ia berada di titik semua pasang mata menjauh darinya, dan menyalahkan apa yang ia lakukan. saat ia hanya ingin menjadi air, yang mengikuti arusnya jalur kehidupan, saat ia berusaha memahami perasaan hatinya, saat ia hanya ingin menjalin suatu hubungan yang lebih baik dengan sesamanya. Namun, itulah saat ia terpuruk. karena semua orang membencinya, ia diharuskan untuk memilih satu tujuan hidup yang perlu ia pilih dan tetapkan......... Dan saat-saat inilah, ia hanya bisa berdiam diri, dan percaya kepada Allah atas segala catatan kehidupannya di lauhil mahfudz, tentang siapakah yang ditakdirkan untuknya, siapakah yang terbaik diantara yang terbaik dan bagaimana kehidupannya di dunia yang fana dan akhirat yang kekal. . . . biarkan Allah yan...

Jatuh Cinta. . . :)

Gambar
Jatuh cinta sepertinya keliahatan lebih matang dan kukuh, kerana panah asmara tidak begitu saja memacak apabila sepasang anak manusia bertemu. Ada proses panjang sebelum busur panah asmara dipacakkan, di mana pasangan tersebut saling mengenali, berinteraksi hingga masing-masing tahu kelebihan dan kekurangan setiap individu diantara mereka, hingga kemudian terjadi keserasian yang berakhir pada pertalian kasih seterusnya melahirkan rasa sayang di antara keduanya. Pada jatuh cinta seperti ini, pertimbangan kondisi fizikal bukanlah faktor utama lagi. Keserasian lebih tepat disebut sebagai faktor utama agar jatuh cinta seperi ini boleh terjadi. Sebagai individu yang pasti memiliki keinginan untuk sharing (berkongsi) dan menyatakan untuk saling mememerlukan, memberikan peluang terjadi match (keserasian) perasaan dengan lawan jenis yang boleh menimbulkan perasaan suka yang berlanjutan menjadi cinta seterusnya melahirkan sayang.

Biodataku :)

Gambar
Nur Faizah, adalah nama yang melekat dan sampai sekarang disandang. Biasa dipanggil oleh teman-temannya dengan sebutan izah. Lahir pada tanggal 24 Februari 1994 di Desa Banglarangan, Ampel Gading, Comal, Pemalang dari pasangan Azizah dan Kardiyono. dibesarkan di daerah pesisir, perbatasan Pemalang-Tegal, tepatnya di Desa Kedung Kelor RT 3/RW 2, Warureja, Tegal. Sebuah daerah yang berudara sangat panas saat siang hari, dan berudara dingin saat malam hari. Mayoritas masyarakatnya bermata pencaharian sebagai nelayan dan buruh pemetik bunga melati serta cabai. Tinggal dan dibesarkan dalam keluarga yang sangat mengedepankan kedisiplinan. Riwayat pendidikan pernah menuntut ilmu di SD Negeri Kedung Kelor 01, setelah itu melanjutkan SMP sembari menjadi santriwati disebuah pondok pesantren di Kendal yakni Pondok Pesantren Modern Selamat (POMOSEL) Kendal yang beralamat di Jalan Soekarno-Hatta, Patebon, Kendal. Aktif di kegiatan kemanusiaan Palang Merah Remaja Madya, ASVEGAS (Asosiasi Pe...